.

Monday, April 18, 2016

Mbah Abu Isa Vs Politik Telenovela + Bumbu Sambal Lado

 Mbah Abu Isa Vs Politik Telenovela + Bumbu Sambal Lado
Oleh : Gandi Margono


Member peternak ayam kampung asli jilid 2 siapa yang tidak kenal Mbah Abu Isa? Dari seorang member penyimak sampai menjadi tokoh sentral dikomunitas dengan hampir 30.000 member itu memang memiliki sifat2 seorang admin grup facebook ideal. Dari mulai berbagi saran masalah peternakkan, bagi2 voucher pulsa gratis, buku gratis, kaos gratis sampai motor pun gratis diberikan buat member grup. Belum lagi perjuangannya melayani pembelian eceran indukkan KUB, atau pakan murahnya sampai ketangan pembeli dengan diantar langsung kerumah walaupun biaya perjalanan untuk mengirimkannya lebih banyak dari harga orderannya. Tapi apa semua membernya senang? tidak juga bro.
..
Tidak semua member yang bergabung dalam sebuah grup memiliki hati bening dada bersih coy...hahaha. Member "titipan pabrik pakan besar" mulai gerah dengan pakan murahnya, belum lagi dengan sesama penjual pakan yang merasa tersaingi ( dan tidak mampu bersaing?) yang merasa jualannya tambah tidak laku dengan kehadiran pakan murah PakDjo nya Mbah Abu Isa. Lalu ada juga segelintir manusia yang iri dengan kesuksesannya karena sekarang mbah Abu mampu membeli mobil mewah hasil bisnisnya salah satunya dengan media perantara grup facebook itu...

Maka dimulailah skenario untuk membungkam Abu Isa dengan cara menghack akun fbnya....tidak mempan. Lalu dibuatlah skenario telenovela seakan-akan banyak member tak bersalah yang dikeluarkan dari grup tersebut tanpa sebab. Mengapa telenovela yang dipilih? karena telenovela melahirkan empati... Dan rakyat indonesia biasanya akan menaruh simpati kepada tokoh tak bersalah yang dizalami..tengok saja pemilihan gubernur atau kepala negara..yang menang pasti yang bisa melahirkan empati!!!. Sayangnya..cara tersebut masih tidak berhasil...

Lalu ditambahilah "bumbu sambal lado" dalam skenario itu dengan memanfaatkan sifat Mbah Abu Isa yang walaupun baik hati tapi gampang tersulut emosi. Maka dimulailah postingan seakan-akan itu grup tersebut tidak berguna, cuma grup jualan saja, rindu dengan situasi saling berbagi ilmu ( walaupun saya tidak pernah melihat postingan berbagi ilmu dari orang tersebut.)..dan..Boom!!!
Skenario bumbu sambal lado berhasil...Mbah Abu Isa meletakkan jabatan adminnya dan grup tersebut kini kehilangan motornya dan mulai terlihat sepi walaupun membernya masih banyak...

Bagaimana dengan grup PBPSI? Sentimen kearah tersebut mulai ada. Mengapa ??? Walaupun jumlah member kita belum sebanyak grup Peternak Ayam Kampung Asli jilid 2 tetapi kita adalah grup facebook tentang bebek/itik dengan anggota terbesar di Indonesia bahkan dunia!!!. Tentu banyak yang pihak yang "ingin eksist" didalam grup ini dengan membawa kepentingannya. Belum lagi potensi bebek yang semakin memasyarakat sangatlah sulit untuk dilewatkan begitu saja.

Sebagai grup publik dengan jumlah member 18.889 anggota per 31 maret 2016 jika kita kumpulkan sumbangan karcis parkir Rp 2.000 rupiah/per orang saja maka akan terkumpul Rp. 37.888.000. Bayangkan jika anda mampu mengambil keuntungan bisnis Rp 5.000 rupiah saja per bulan dari grup ini...wow dasyat!!!. Belum lagi sifat facebook yang mengabarkan aktivitas kawan dan sifat grup ini sebagai grup publik maka semakin bertambahlah penyimak grup ini.

Maka sangatlah wajar jika grup ini mulai dimasuki anggota2 dengan nada sumbang yang bermain telenovela, ataupun akun2 titipan makelar yang takut tersaingi jualannya, dan juga barisan sakit hati yang gagal eksist disini. Lalu apakah kita harus membalas segala caci maki tersebut? Dikepala saya bertebaran sejumlah artikel untuk menelanjangi mereka, tapi tidak saya lakukan karena hanya menguras energi dan membuat nasib kita seperti grup peternak ayam kampung asli jilid 2 yang menurut saya kehilangan "passion"nya.
Terhadap anggota yang bernada sumbangpun tidak admin tindak selama bukan pencemaran nama baik dan tidak melanggar undang undang ITE. Sekali lagi admin jelaskan jika anda dikeluarkan dari grup ini itu adalah karena sengaja atau tidak akun anda menyebarkan situs/gambar porno yang sangat tidak layak dimuat disini. Atau menurut admin akun anda terindikasi akan atau telah menipu. Cukup 2 point itu saja..kecuali anda sudah keterlaluan...hahaha

Mengapa kami sebut ini sebagai grup diskusi? karena kami sadar tidak ada master disini dan diatas langit masih ada langit lagi sehingga saran, masukkan atau pendapat orang/anggota lain bisa jadi lebih benar. Dan sebagai grup diskusi dan sharing ilmu peternakkan itik, tentulah kami sangat menghargai perbedaan pendapat karena grup yang otoriter dan "harus ikut kata master" hanya melahirkan anggota yang penjilat atau membeo..yang cuma bisa bisa AMS ( asal master senang) sambil berharap dapat bagian kue dari bisnisnya.

Walaupun begitu admin sangat mengharapkan kita memiliki adab dalam berdiskusi seperti :
1. Jangan membunuh karakter seseorang walaupun kita tahu kualitas orang tersebut. Ingat tiap orang butuh periuk nasi untuk menafkahi.
2. Jangan mempergunakan kata-kata kasar dan tidak pantas dalam diskusi, jika berbeda pendapat cukup katakan "aku begini engkau begitu sama saja"..
3. Belajarlah dari mas Cucian Nanda.yang semakin hari semakin baik dalam pemilihan kata dan etika berdiskusi.

Jadi..mari jadikan segala cacian tersebut itu sebagai bahan koreksi kita dan pelecut agar grup ini menjadi lebih baik lagi. Amien..

Salam wek wek

<()
  ( )
  (  2)
   ^^

Mbah Abu Isa Vs Politik Telenovela + Bumbu Sambal Lado Rating: 4.5 Diposkan Oleh: AgentX

0 komentar:

Post a Comment